Penanganan Quality Control di Bumpus antara lain sbb:
1. Benih masuk dari petani
1. Benih masuk dari petani
Benih yang masuk dari petani
2. Pengecekan benih
Hal – hal yang dilakukan dalam pengecekan benih antara lain:
• Asal benih
• Berat benih
• Nomor ACC benih
• Kadar air benih
• Kemurnian
• Asal benih
• Berat benih
• Nomor ACC benih
• Kadar air benih
• Kemurnian
3. Penjemuran benih
Penjemuran dilakukan bila kadar air belum sesuai dengan ketentuan. Misalnya untuk benih kacang panjang kadar airnya 10 – 11%.
4. Sortasi benih
Sortasi biji dilakukan dengan tujuan memilih biji yang layak digunakan untuk benih atau sebagai sumber energi. Proses sortasi dikerjakan secara manual bukan mekanis. Hal ini dimaksudkan agar biji dapat terseleksi langsung dar! bobot biji, ukuran biji, warna biji, presentase keretakan, dan ada tidaknya jamur pada biji. Biji yang akan digunakan untuk benih harus memiliki kriteria sebagai berikut.
• Bernas
• Benih seragam
• Benih tidak terserang hama
5. Fumigasi
Fumigasi merupakan salah satu perlakuan benih sebelum dikemas, yaitu dengan memberikan fungisida agar benih tidak terserang hama gudang.
Cara melakukan fumigasi:
• Memasukkan benih kedalam tong besar
• Memasukkan 1 tablet postoksin kedalam 1 tong benih
• Tutup tong kemudian difumigasi selama 3-5 hari
• Membuka tong dan diangin-anginkan 1-2 jam
• Benih siap diproses
6. Packing